Sabtu, 25 November 2017

author photo

Untuk membuat suatu daftar pustaka memang diperlukan beberapa syarat khusus sehingga daftar pustaka yang anda susun menjadi benar. Ada beberapa perbedaan penulisan daftar pustaka antara sumber yang anda ambil dari buku dan juga jurnal. Jika anda ingin tahu lebih lanjut, langsung saja simak ulasannya berikut.
Kebanyakan orang yang membuat daftar pustaka memiliki kesalahan yang sama. Yakni sulit membedakan bagaimana penulisan daftar pustaka jurnal dan juga daftar pustaka buku. Untuk itu kami akan mengulas beberapa tahapan cara untuk membuat daftar pustaka yang anda peroleh dari sebuah jurnal. Berikut info selengkapnya.


Cara Membuat Daftar Pustaka Dari Jurnal Dengan Benar
  1. Penulisan Daftar Pustaka Dari Jurnal Cetak
Sebenarnya untuk cara membuat daftar pustaka dari jurnal itu sendiri juga dibedakan menjadi dua jenis jurnal. Dua jenis jurnal tersebut yakni jurnal cetak dan juga jurnal digital atau biasa juga disebut dengan jurnal online. Untuk poin pertama yang akan kami ulas adalah bagaimana cara penulisan daftar pustaka yang mana sumber pustaka yang anda gunakan berasal dari jurnal cetak. Berikut adalah urutannya :

  • Tulis Nama Pengarang Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang perlu anda tuliskan pada daftar pustaka yang akan anda buat adalah anda perlu menuliskan siapa pengarang atau pembuat jurnal tersebut. Untuk penulisannya anda perlu menuliskan nama belakang pengarang jurnal tersebut baru menuliskan nama depan setelahnya.

  • Tulis Tahun Penerbitan Jurnal
Tahap ini sebenarnya sangat mudah dalam cara penulisan daftar pustaka jurnal karena anda hanya perlu menuliskan tahun jurnal tersebut diterbitkan atau dirilis. Pada bagian ini serupa seperti layaknya menulis daftar pustaka buku. Namun jangan pernah lupa untuk menuliskan tahun dan jangan salah juga dalam menuliskan tahun karena akan fatal akibatnya jika anda salah menuliskan tahun jurnal diterbitkan pada daftar pustaka anda.

  • Tulis Judul Jurnal Tersebut
Penulisan judul jurnal pada daftar pustaka ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan cara penulisan judul pada pustaka berupa buku. Perbedaannya adalah anda perlu memberi tanda kutip sebelum kalimat judul dan setelah kalimat judul yang akan anda tuliskan. Dan untuk pustaka buku anda perlu memiringkan kalimat yang berisikan judul dari pustaka buku yang anda tuliskan pada daftar pustaka anda.

  • Tulis Nama Penerbit Jurnal
yang selanjutnya adalah anda perlu untuk menuliskan nama penerbit jurnal yang ada pada jurnal yang akan anda gunakan. Biasanya penerbit jurnal juga mencantumkan volume jurnal dan lain sebagainya. Namun jangan langsung tuliskan volume dan halaman jurnal yang anda gunakan pada kalimat disebelah penerbit jurnal yang anda gunakan tersebut.

  • Tulis Volume Dan Edisi Dari Jurnal Yang Anda Gunakan
Selanjutnya anda perlu untuk menuliskan volume dan edisi dari pustaka jurnal yang anda sadur. Penulisan daftar pustaka untuk jurnal memerlukan spesifikasi yang lebih lengkap dan rinci jika dibandingkan penulisa daftar pustaka buku. Jadi anda jangan sampai melewatkan volume dan juga edisi dari jurnal yang anda gunakan untuk daftar pustaka anda.

  1. Penulisan Daftar Pustaka Dari Jurnal Online
Sebenarnya secara garis besar, penulisan daftar pustaka untuk jurnal baik jurnal cetak maupun jurnal online atau digital memiliki kesamaan yang cukup tinggi. Yang membedakannya adalah, jika pada cara penulisan daftar pustaka jurnal cetak hanya ada 5 tahap yakni menulis nama pengarang, menulis tahun terbit, menulis judul, menuis penerbit dan juga melengkapinya dengan menuliskan volume dan edisi jurnal tersebut pada penulisan daftar pustaka jurnal online ada 2 hal lagi yang perlu ditambahkan setelah anda menuliskan kelima tahap diatas. Kedua hal tersebut adalah :

  • Tuliskan Alamat URL Sumber Jurnal Tersebut
Jika ana sudah menuliskan kelima hal yang sudah kami jelaskan diatas untuk menulis daftar pustaka jurnal cetak anda, maka anda perlu menambahkan alamat url yang merupakan sumber dari jurnal yang anda sadur tersebut. Mengapa ? Karena seperti yang telah kami bahas sebelumnya bahwa penulisan daftar pustaka jurnal ilmiah maupun non ilmiah harus lengkap dan rinci.

  • Tuliskan Tanggal Pengambilan Data Tersebut
Terakhir anda perlu menuliskan tanggal kapan anda mengambil jurnal tersebut untuk melengkapi daftar pustaka anda dari website yang anda buka. Dengan melengkapi daftar pustaka jurnal dengan tanggal pengambilan data tersebut dari internet maka anda sudah berhasil menyelesaikan tahapan terakhir untuk penulisan daftar pustaka yang mana sumbernya anda dapatkan dari internet.

Mudah bukan cara membuat daftar pustaka dari jurnal ? Perlu anda ketahui bahwa pada era modern seperti ini membuat jurnal dapat diakses juga dengan cara online. Karena hal tersebut anda perlu membedakan cara penulisan daftar pustaka yang anda peroleh dari dua jenis jurnal yang berbeda. Dua jenis jurnal yang berbeda ini adalah jurnal cetak dan jurnal online.
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement